Luv Sanguinis Phlegmantis-Ucil

Senin, 07 Februari 2011

HIV/AIDS

 ODHA (Orang dengan HIV / AIDS) bukanlah sampah !!
Bagaimana jika hal ini menimpa kita ? anak kita? atau keluarga kita ?
Memang banyak orang menuduh orang yang terkena HIV/AIDS itu orang yang tidak tau dengan adat, dengan kesopanan dan dengan harga diri.
Sebenarnya tidak semua orang yang tervonis HIV/AIDS itu seperti yang kebanyakan orang halayak pikirkan.
Mereka tidak salah, mereka pun bukan korban. Mereka hanya manusia yang harus tergaris sedemikian rupa tanpa bisa mengelak, lari dari takdir yang harus diterimanya.
Semua tela diperhitungkan dengan tepat oleh-Nya. Betapa mereka yang sudah terfonis mati, tetap bersemangat mengadapi hidup yang harus terus dijalani.
Bukan dengan mengucilkan maupun menjaui mereka, Kita sebagai orang yang beruntung, kita patut menyadarkan mereka, me motivasi mereka, memberikan mereka semangat disisa hidup mereka ^^

sampai saat ini HIV/AIDS masih merupakan penyakit mematikan yang sulit untuk diobati, bahkan sulit pula untuk mencari obatnya. jikalau ada, obat itu hanya bisa membuat virus tidak sadar untuk beberapa waktu. setela itu virus tersebut akan menggerogoti tubuh kita lagi.
Oleh sebab itu cintai diri sendiri, jangan biarkan hidup kita habis sia-sia beriringan dengan penyakit mematikan tersebut ..
Baca Terusannya »»  

Minggu, 06 Februari 2011

Kelap Kelip Penuh Arti

Cahaya kunang-kunang muncul dari semak di tengah gelapnya malam. semak yang gelap jadi gemerlap. bagaikan langit bertabur bintang. Hmm, tahukah teman-teman. jika cahaya itu penuh arti ?
  


Mencari Jodoh
 Salah satu tujuan kunang-kunang jantan menyalakan cahaya untuk mencari jodoh. Ting..ting..ting..! kunang-kunang betina yang tertarik, akan segera mendekat. Ada juga kunang-kunang betina yang menyala lebih dahulu. Barulah kunang-kunang jantan yang mendekat ..





Alat Komunikasi~
Cling..cling..! kunang-kunang tak perlu suara untuk "berbicara" dengan teman-temannya. Mereka hanya menyalakan cahaya di tubuhnya. setiap jenis kunang-kunang memiliki cahaya yang berbeda-beda lhoo..
Tentu saja, cahaya itu mamiliki maksud berbeda-beda pula. Akan tetapi, cara berkomunikasiyang seperti ini hanya bisa di pahami oleh kunang-kunang .. hehehee..
Senjata pertahanan~
Saat ada musuh berbahaya, kunang-kunang juga segera menyalakan cahayanya. Cahayanya jadi seperti senjata pertahanan. waktu badannya menyala, binatang pemangsa tidak dai menangkapnya.

LUSIFERIN.
Mengapa kunang-kunang bercahaya ? alam tubuhnya ada zat yang bernama lusiferin dan enzim lusiferase. kalau zat dan enzim itu bercampur, hasilnya adalah energi yang bisa menghasilkan cahaya.

Selai penuh arti, cahaya kunang-kunang juga bisa digunakan untuk penerangan, lhoo.
kira-kira 500 tahun yang lalu, para ilmuan dan nelayan di Tiongkok memasukkan kunang-kunang ke dalam kantong bening. cahaya yang terkumpul dari kantong kunang-kunang pun dijadikan lampu untuk membaca dan mencari ikah,, Hebat yah ^^




Baca Terusannya »»  

Manga ..

Manga (漫画) (baca: man-ga, atau ma-ng-ga) merupakan kata komik dalam bahasa Jepang; di luar Jepang, kata tersebut digunakan khusus untuk membicarakan tentang komik Jepang. Mangaka (漫画家) (baca: man-ga-ka, atau ma-ng-ga-ka) adalah orang yang menggambar manga.
  

1. Berdasarkan jenis pembaca

  • Manga yang khusus ditujukan untuk anak-anak disebut kodomo (子供) — untuk anak-anak.
  • Manga yang khusus ditujukan untuk (Wanita) dewasa disebut josei (女性) (atau redikomi) — wanita.
  • Manga yang khusus ditujukan untuk dewasa disebut seinen (青年) — pria.
  • Manga yang khusus ditujukan untuk perempuan disebut shōjo (少女) — remaja perempuan.
  • Manga yang khusus ditujukan untuk laki-laki disebut shōnen (少年) — remaja lelaki.
Rata-rata mangaka di Jepang menggunakan gaya/style sederhana dalam menggambar manga. Tetapi, gambar latar belakangnya hampir semua manga digambar serealistis mungkin, biarpun gambar karakternya benar-benar sederhana. Para mangaka menggambar sederhana khususnya pada bagian muka, dengan ciri khas mata besar, mulut kecil dan hidung sejumput. Ada juga gaya menggambar Lolicon maupunShotacon.
Baca Terusannya »»  

Corat-coret diary, menghasilkan uang ..

    

Bagi sebagian orang, diary mungkin 
hanya sebuah buku yang memuat serangkaian catatan peristiwa yang dialami penulisnya. Sah-sah saja sih, jika memang yang dilihat hanya bentuk fisiknya. Namun, bagi yang suka menulisnya, diary memiliki kedekatan emosional dengan penulisnya.


selain itu dengan kita sering menulis Diary, bisa juga menghasilkan uang lho..
berbagai kisah nyata yang kita alami, ataupun liarnya ide dan khayalan yang kita miliki bisa jadi modal utama buat kita menulis, kalau kita bisa memanfaatkannya , kenapa ngga ??
dengan menulis, kita bisa memulai mengisi beberapa majalah dengan permulaan menulis cerpen, lalu jika banyak yang mulai meyukai cerpen buatan kita, bisa dilanjutnya dengan menulis buku dari yang tipis, sampai yang bisa di bilang cukup tebal..
kalau kita terus berjuang, dan pasarpun menyukai karya-karya kita, alhasil uang bisa ngalir teruss..
selamat dicoba ^^
Baca Terusannya »»  

Boneka Jepang

gambar boneka jepang
 Kokeshi adalah boneka kayu khas Jepang yang menggambarkan sosok gadis Jepang. Boneka ini dikenal sejak zaman Edo (1603-1867). Ciri khas khusus boneka ini adalah badan yang berbentuk silinder dengan kepala yang bulat di atasnya, serta tak adanya tangan dan kaki. Asal daerah yang membuat boneka unik ini adalah daerah Tohoku, sejak abad 17-18 diproduksi sebagai buah tangan dan cendera mata bagi para pengunjung yang mandi di air panas. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi setelah Perang Dunia II, hingga saat ini kokeshi juga masih tetap populer, digemari banyak para kolektor 
karena kemolekan dan kesederhanaan bentuknya, sehingga diproduksi dan dijual tidak hanya di Tohoku di samping sebagai salah satu souvenir di tempat wisata. Yang sekarang sering dijumpai adalah shingata kokeshi (kokeshi baru), sementara kokeshi klasik dikenal 
sebagai dento kokeshi (kokeshi tradisional) . Kreativitas kokeshi itulah yang menjadi fenomena baru dan sesuai dengan kreativitas seniman pembuatnya, sering dijual dengan harga yang sangat mahal. Biasanya kokeshi ini terbuat dari bahan kayu keras (dogwood) dan kayu pohon Sakura. Bahan kayu tersebut ditaruh pada sumbu silinder mesin bubut (seperti pembuatan keramik), sambil berputar sedikit-sedikit kayunya terkikis. Kemudian setelah bentuknya sempurna, barulah dilukis rambut, mata, hidung pada bagian kepala dan wajah, lalu digambar baju kimono pada bagian tubuhnya dengan cat warna-warni. Teknik ini dinamakan sebagai teknik profesi seniman yang diteruskan secara turun temurun dari seorang master hingga anak didiknya. 
Sumber: A Bilingual Handbook on Japanese Culture 
Baca Terusannya »»